Wawasan Majene — Aksi balapan liar kembali meresahkan warga di Kabupaten Barru. Sejumlah pengendara motor yang kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum membuat masyarakat mengeluhkan kebisingan, potensi kecelakaan, hingga terganggunya aktivitas malam hari. Kondisi ini mendorong warga dan tokoh masyarakat meminta aparat penegak hukum bertindak lebih tegas.
Aksi Berlangsung di Sejumlah Titik
Keluhan paling banyak datang dari warga yang bermukim di sekitar jalur poros Barru–Parepare serta beberapa ruas jalan perkotaan yang cukup lengang pada malam hari. Di titik-titik tersebut, sekelompok remaja kerap menjadikan jalan umum sebagai arena adu kecepatan.
Menurut warga, aksi balapan liar biasanya berlangsung selepas pukul 22.00 hingga dini hari. Para pelaku memakai motor yang telah dimodifikasi dan tidak jarang menimbulkan suara bising yang mengganggu waktu istirahat masyarakat.
Meresahkan dan Berbahaya
Warga menilai aksi balapan liar bukan hanya mengganggu, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Beberapa kali hampir terjadi kecelakaan akibat pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan kondisi sekitar.
“Saya sudah dua kali melihat pengendara hampir menabrak pejalan kaki. Mereka melaju sangat kencang dan tidak memakai helm. Ini benar-benar membahayakan,” ungkap seorang warga setempat.
Orang tua di wilayah tersebut juga mengkhawatirkan keselamatan anak-anak yang kerap keluar rumah pada malam hari. Mereka berharap aparat dapat melakukan patroli lebih rutin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Gubernur SDK Hadiri HUT ke-3 PTA Sulbar
Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa penertiban harus segera dilakukan, mengingat aksi balapan liar sudah berlangsung cukup lama. Mereka menilai tindakan preventif dan penegakan hukum perlu diperkuat agar para pelaku jera.
“Kalau hanya dibubarkan, mereka akan kembali lagi. Harus ada tindakan nyata seperti penyitaan kendaraan atau sanksi tegas lainnya,” ujar seorang tokoh masyarakat Barru.
Warga juga berharap pemerintah daerah ikut turun tangan dengan memasang rambu-rambu peringatan atau menambah alat pengawasan lalu lintas di titik-titik rawan.
Polisi Akan Tingkatkan Patroli
Menanggapi keluhan tersebut, pihak kepolisian setempat menyatakan siap meningkatkan patroli dan melakukan operasi khusus penertiban balapan liar. Aparat juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna jalan.
Polisi mengimbau para remaja agar tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balapan, karena selain melanggar hukum, aksi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Harapan Warga: Lingkungan Aman dan Nyaman
Masyarakat Barru berharap langkah tegas dapat segera dilakukan agar situasi kembali kondusif. Warga menilai kenyamanan lingkungan adalah hak bersama yang harus dijaga, dan jalan umum bukan untuk kegiatan yang membahayakan.
Mereka berharap kepedulian bersama—baik dari pemerintah, aparat, maupun orang tua—dapat mengurangi fenomena balapan liar yang selama ini menjadi keresahan.





