, , ,

Suriani-Aldi Akhirnya Didapuk Jadi Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Unsulbar

oleh -249 Dilihat

Wawasan Majene – Pasangan Suriani dan Aldi akhirnya resmi didapuk sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Penetapan ini menjadi puncak dari rangkaian proses demokrasi mahasiswa yang berlangsung dinamis dan mendapat perhatian luas dari civitas akademika.

Keduanya akan memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsulbar untuk periode kepemimpinan mendatang, dengan membawa harapan baru bagi gerakan dan pelayanan kemahasiswaan di kampus tersebut.

Proses Demokrasi Mahasiswa Berjalan Dinamis

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Unsulbar dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh lembaga kemahasiswaan. Proses ini melibatkan tahapan penjaringan, penetapan pasangan calon, kampanye, hingga penetapan hasil akhir.

Meski sempat diwarnai dinamika dan perbedaan pandangan, seluruh tahapan pemilihan akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Penetapan Suriani–Aldi sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa menandai berakhirnya seluruh rangkaian proses demokrasi tersebut.

Penetapan Resmi Pasangan Suriani–Aldi

Pasangan Suriani–Aldi ditetapkan secara resmi setelah memenuhi seluruh ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Penetapan tersebut disambut antusias oleh pendukung serta mahasiswa Unsulbar yang berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif.

“Ini adalah amanah besar yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Suriani usai penetapan.

Aldi menambahkan bahwa kepemimpinan mereka akan dijalankan secara kolektif dan terbuka terhadap aspirasi mahasiswa.

Presiden dan Wakil Presiden
Presiden dan Wakil Presiden

Baca juga: Taburan Tokoh Nasional Hadiri Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025–2031, Jaksa Agung Tekankan Akuntabilitas Desa

Harapan Baru untuk BEM Unsulbar

Kepemimpinan Suriani–Aldi diharapkan mampu menghadirkan BEM Unsulbar yang lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Sejumlah isu strategis, seperti peningkatan kualitas layanan kemahasiswaan, penguatan advokasi, serta pengembangan potensi mahasiswa menjadi perhatian utama.

Mahasiswa berharap BEM di bawah kepemimpinan baru dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak universitas.

Komitmen Bangun Sinergi dan Kolaborasi

Suriani–Aldi menegaskan komitmen mereka untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen kampus, mulai dari lembaga kemahasiswaan fakultas, organisasi mahasiswa, hingga pihak rektorat.

Menurut mereka, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim kampus yang kondusif dan mendukung pengembangan akademik maupun nonakademik mahasiswa.

“Kami ingin BEM menjadi rumah besar bagi seluruh mahasiswa Unsulbar,” kata Aldi.

Fokus pada Aspirasi dan Kepentingan Mahasiswa

Dalam kepemimpinan ke depan, Suriani–Aldi berkomitmen untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi mahasiswa. Penyerapan aspirasi akan dilakukan secara berkelanjutan agar kebijakan dan program kerja BEM benar-benar mencerminkan kebutuhan mahasiswa.

Isu-isu kesejahteraan mahasiswa, fasilitas kampus, serta kebijakan akademik menjadi beberapa hal yang akan mendapat perhatian serius.

Apresiasi terhadap Panitia dan Mahasiswa

Pasangan Suriani–Aldi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pemilihan serta seluruh mahasiswa Unsulbar yang telah berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi kampus. Partisipasi tersebut dinilai sebagai cerminan kedewasaan berdemokrasi di lingkungan mahasiswa.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, yang terpenting adalah persatuan setelah proses ini selesai,” ujar Suriani.

Tantangan Kepemimpinan ke Depan

Menjadi Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa bukanlah tugas yang ringan. Tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, mulai dari dinamika internal kampus hingga peran mahasiswa dalam menyikapi isu-isu sosial dan kebangsaan.

Namun demikian, Suriani–Aldi optimistis dapat menjalankan amanah tersebut dengan dukungan seluruh mahasiswa dan civitas akademika.

Momentum Penguatan Peran Mahasiswa

Penetapan Suriani–Aldi sebagai pimpinan BEM Unsulbar diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan, kontrol sosial, dan mitra kritis kampus.

Mahasiswa Unsulbar diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.

Harapan Kampus yang Lebih Progresif

Dengan kepemimpinan baru ini, civitas akademika Unsulbar berharap tercipta suasana kampus yang lebih harmonis, partisipatif, dan progresif. BEM diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Suriani–Aldi pun menutup pernyataannya dengan ajakan persatuan.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa Unsulbar untuk bersama-sama membangun kampus yang kita cintai ini,” pungkas Suriani.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.