Wawasan Majene – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sulawesi Barat. SMP Negeri 2 Majene berhasil meraih Juara Harapan II tingkat nasional dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2025, yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah di daerah pun mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik dari seluruh Indonesia dalam bidang seni dan kreativitas.
Tampil Memukau di Ajang Nasional
FLS2N 2025 digelar di Jakarta pada awal Oktober lalu dan diikuti oleh ratusan peserta dari 38 provinsi di berbagai cabang seni seperti tari tradisional, musik tradisional, seni kriya, monolog, serta baca puisi. SMPN 2 Majene tampil dalam kategori musik tradisional, membawakan karya berjudul “Irama Mandar di Tanah Pertiwi” yang memadukan unsur budaya lokal dengan sentuhan modern.
Kepala SMPN 2 Majene, Rahmawati, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, perjuangan anak-anak akhirnya membuahkan hasil. Mereka tampil luar biasa di panggung nasional, membawa nama baik sekolah dan daerah,” ujarnya dengan haru, Rabu (16/10).
Ia menambahkan, persiapan dilakukan selama hampir dua bulan dengan latihan intensif dan bimbingan dari guru seni serta pelatih lokal. “Anak-anak bukan hanya belajar memainkan alat musik, tetapi juga memahami makna budaya Mandar yang mereka tampilkan,” tambahnya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
Prestasi SMPN 2 Majene ini juga mendapat apresiasi dari Pj Bupati Majene, Andi Rahmat Zainuddin. Ia menyampaikan rasa bangganya kepada siswa, guru, dan pihak sekolah yang berhasil membawa harum nama daerah di tingkat nasional.
“Ini pencapaian luar biasa. Anak-anak kita sudah membuktikan bahwa Majene punya talenta seni yang luar biasa. Pemerintah tentu akan terus memberikan dukungan bagi sekolah-sekolah yang berprestasi,” kata Rahmat.
Menurutnya, prestasi di bidang seni sama pentingnya dengan prestasi akademik, karena mampu membentuk karakter, disiplin, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Melalui seni, anak-anak belajar menghargai perbedaan, berani tampil, dan mencintai warisan budaya sendiri. Ini nilai yang sangat berharga,” ujarnya.
Siswa Latihan Siang dan Malam
Salah satu peserta FLS2N dari SMPN 2 Majene, Nurfadilah (14), mengaku bangga bisa tampil di ajang nasional. Ia menceritakan perjuangan mereka yang penuh kerja keras dan disiplin tinggi.

baca juga: Peringati HKN ke-61, Dinkes Majene Gelar Beragam Lomba Olahraga dan Kesenian
“Kami latihan setiap hari, bahkan sampai malam kalau sudah mendekati lomba. Kadang capek, tapi semangat karena ingin membawa nama Majene,” tuturnya sambil tersenyum.
Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk berani tampil dan berprestasi di bidang apa pun.
Harapan untuk Pengembangan Seni di Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Majene, H. Abdul Malik, M.Pd, mengatakan bahwa keberhasilan SMPN 2 Majene di FLS2N menjadi inspirasi bagi sekolah lain di daerah tersebut.
“Ini bukti bahwa sekolah di daerah juga bisa bersaing jika diberikan pembinaan yang tepat. Kami akan memperluas program pelatihan seni di sekolah-sekolah agar semakin banyak siswa yang bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga berencana menjadikan FLS2N sebagai ajang tahunan tingkat kabupaten yang lebih besar untuk mencari bibit unggul di bidang seni dan budaya.
Kebanggaan untuk Sulawesi Barat
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulbar, Drs. Nasruddin, menyebut prestasi SMPN 2 Majene ini menjadi bukti bahwa Sulbar semakin diperhitungkan di kancah nasional dalam dunia pendidikan.
“Dulu mungkin kita sering tertinggal, tapi sekarang sekolah-sekolah di Sulbar sudah menunjukkan taringnya. Ini hasil kerja keras guru, siswa, dan dukungan pemerintah daerah,” katanya.
Ia berharap prestasi ini menjadi awal dari kebangkitan seni dan budaya daerah di dunia pendidikan. “Anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya jiwa seni dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Penutup: Semangat Majene Makin Berkibar
Dengan capaian sebagai Juara Harapan II FLS2N 2025, SMPN 2 Majene membuktikan bahwa kreativitas dan dedikasi mampu menembus batas geografis. Keberhasilan ini bukan hanya kemenangan sekolah, tetapi juga kebanggaan masyarakat Majene dan Sulawesi Barat.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya di sekolah agar lahir lebih banyak generasi muda yang berprestasi dan mencintai warisan budayanya.
“Ini baru permulaan. Kami ingin Majene dikenal bukan hanya karena pendidikannya, tapi juga karena karya dan budayanya,” tutup Rahmawati penuh semangat.




