Wawasan Majene – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperisa) menggelar supervisi intensif terhadap laporan fisik dan keuangan internal sebagai upaya memperkuat tata kelola perencanaan dan pengelolaan anggaran yang akuntabel serta transparan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Supervisi tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta staf teknis di lingkungan Bapperisa. Fokus utama supervisi adalah mengevaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan setiap bidang sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
Evaluasi Capaian Program dan Kegiatan
Plt Kepala Bapperisa dalam arahannya menekankan pentingnya kesesuaian antara realisasi fisik dan penyerapan anggaran. Ia meminta setiap bidang menyampaikan laporan secara rinci, mulai dari progres kegiatan hingga penggunaan anggaran yang telah direalisasikan.
Menurutnya, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta selaras dengan target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
“Kita ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai aturan. Laporan fisik dan keuangan harus sinkron agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Dorong Akuntabilitas dan Transparansi Internal
Supervisi intensif ini juga menjadi sarana penguatan akuntabilitas dan transparansi di lingkungan internal Bapperisa. Plt Kepala Bapperisa mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa mematuhi ketentuan administrasi serta peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan anggaran.
Ia menekankan bahwa laporan yang disusun tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban kepada pimpinan daerah dan masyarakat.
“Kualitas laporan mencerminkan kinerja organisasi. Oleh karena itu, setiap data harus disusun secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Majene Buat Surat Edaran Penyelenggaraan Izin Pengusahaan Air Tanah, Ini Bunyinya
Identifikasi Kendala dan Solusi Percepatan
Dalam supervisi tersebut, masing-masing bidang juga diminta memaparkan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan, baik yang bersifat teknis maupun administratif. Plt Kepala Bapperisa bersama tim kemudian membahas solusi konkret untuk mempercepat realisasi program dan anggaran.
Beberapa langkah strategis yang ditekankan antara lain peningkatan koordinasi lintas bidang, pemanfaatan waktu secara optimal, serta percepatan penyelesaian administrasi pendukung kegiatan.
Persiapan Evaluasi dan Pelaporan ke Pimpinan Daerah
Selain untuk kepentingan internal, supervisi ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi evaluasi dan pelaporan kepada pimpinan daerah. Plt Kepala Bapperisa berharap seluruh laporan fisik dan keuangan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Ia mengingatkan bahwa ketepatan dan kelengkapan laporan akan sangat berpengaruh terhadap penilaian kinerja perangkat daerah serta perencanaan program di tahun berikutnya.
Komitmen Tingkatkan Kinerja Bapperisa
Melalui supervisi intensif ini, Plt Kepala Bapperisa menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja Bapperisa sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan, riset, dan inovasi daerah.
Ia berharap seluruh jajaran dapat bekerja lebih solid, profesional, dan bertanggung jawab demi mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkualitas.
“Dengan kerja sama dan komitmen bersama, saya yakin Bapperisa dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” tutupnya.





