, ,

Pemdes Mekkatta Siapkan Batik Untuk Kader Desa

oleh -2279 Dilihat

Majene – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat identitas lokal dan kebersamaan aparatur desa melalui penyediaan seragam batik khusus untuk para kader desa. Inisiatif ini disambut positif karena dianggap mampu menumbuhkan rasa bangga sekaligus memperkuat citra pelayanan publik yang rapi dan profesional.

Batik sebagai Identitas dan Kebanggaan

Kepala Desa Mekkatta menjelaskan bahwa pemberian batik bukan sekadar soal seragam, melainkan juga sebagai simbol kebersamaan dan identitas. Batik dipilih karena memiliki nilai budaya yang tinggi serta dapat dipadukan dengan ciri khas lokal.

“Kami ingin para kader desa tampil rapi, seragam, dan percaya diri saat melaksanakan tugas. Batik adalah warisan budaya bangsa yang juga mencerminkan kearifan lokal. Dengan seragam ini, para kader bisa lebih kompak dalam bekerja,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan batik di lingkungan kader desa juga diharapkan bisa menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya bangsa serta menjadi contoh positif bagi masyarakat.

Apresiasi untuk Kader Desa

Batik tersebut akan dibagikan kepada seluruh kader yang selama ini telah bekerja keras membantu jalannya pemerintahan desa. Mulai dari kader PKK, posyandu, hingga para relawan desa yang aktif di bidang sosial dan pelayanan masyarakat.

“Para kader adalah ujung tombak desa dalam pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan sosial. Batik ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka,” tambah Kepala Desa.

Pemdes Mekkatta
Pemdes Mekkatta

Baca juga: Bupati Majene Ikut Daring Bersama Wakil Gubernur Sulbar Bahas Kick Off Cinta Posyandu

Dukung Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Selain sebagai simbol identitas, Pemdes Mekkatta juga menilai seragam batik akan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik. Masyarakat yang datang ke kantor desa akan lebih mudah mengenali para kader dan merasa nyaman saat dilayani.

“Ketika masyarakat melihat kader dengan seragam batik desa, mereka akan tahu bahwa inilah orang-orang yang siap membantu. Ini juga membangun citra pelayanan desa yang ramah dan terpercaya,” kata Sekretaris Desa.

Disambut Antusias oleh Kader

Para kader desa menyambut gembira kebijakan ini. Nuraini, salah seorang kader PKK, mengaku senang dan bangga karena mendapatkan perhatian dari pemerintah desa.

“Kami merasa dihargai. Batik ini bukan hanya seragam, tapi tanda bahwa pemerintah desa peduli dengan kami. Semoga dengan ini, semangat kami untuk melayani masyarakat semakin besar,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh kader posyandu yang menilai seragam batik akan membuat mereka lebih percaya diri saat turun langsung ke lapangan.

Harapan ke Depan

Pemdes Mekkatta berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin agar keberadaan batik kader desa terus berkesinambungan. Bahkan, ke depan mereka ingin melibatkan perajin batik lokal dalam proses pembuatan, sehingga sekaligus mendukung perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami berharap batik kader desa ini tidak hanya jadi simbol, tapi juga membuka peluang ekonomi baru. Kalau bisa, batik yang dipakai kader nantinya diproduksi oleh UMKM lokal,” ujar Kepala Desa.

Penutup

Program penyediaan batik untuk kader desa oleh Pemdes Mekkatta membuktikan adanya perhatian terhadap pengabdian dan peran penting para kader di tingkat desa. Lebih dari sekadar seragam, batik ini menjadi simbol kebersamaan, identitas, dan semangat gotong royong dalam membangun desa.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, para kader diharapkan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Mekkatta.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.