Majene – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) bersama Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Majene untuk lebih berkembang melalui pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG). Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, sekaligus memperkuat perekonomian lokal.
TTG Sebagai Solusi UMKM
Teknologi Tepat Guna (TTG) menjadi salah satu strategi utama yang ditawarkan kepada pelaku UMKM agar dapat meningkatkan efisiensi usaha. Dengan pemanfaatan TTG, para pelaku usaha kecil di Majene tidak hanya mengandalkan cara-cara manual, tetapi juga didorong untuk menggunakan peralatan sederhana yang efektif, hemat biaya, dan ramah lingkungan.
Kepala Dinas Koperindag Sulbar menegaskan bahwa TTG bukanlah teknologi yang rumit atau mahal, melainkan inovasi sederhana yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan lokal. “Kami ingin UMKM Majene naik kelas. TTG ini bisa membantu mereka meningkatkan kualitas produksi, mempercepat proses kerja, sekaligus menekan biaya,” ujarnya.
Peran Unsulbar dalam Pendampingan
Unsulbar turut serta dalam kegiatan ini dengan mengirimkan tim akademisi dan mahasiswa untuk mendampingi para pelaku UMKM. Pendampingan mencakup pelatihan penggunaan alat TTG, manajemen usaha, hingga pemasaran produk berbasis digital.
Rektor Unsulbar menyampaikan bahwa peran perguruan tinggi bukan hanya sebatas pendidikan, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat. “Kami hadir untuk mendampingi UMKM agar bisa lebih adaptif dengan perubahan zaman. TTG dan digitalisasi adalah kunci untuk bersaing di era sekarang,” tegasnya.
Antusiasme Pelaku UMKM
Para pelaku UMKM Majene menyambut baik program ini. Banyak dari mereka yang selama ini mengalami kendala dalam proses produksi maupun pemasaran, kini mendapatkan solusi praktis melalui TTG.

Baca juga: Gubernur Sulbar Ingin Kepala Desa Bersih Dari Korupsi
Seorang pengrajin olahan makanan khas Majene mengaku terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Selama ini kami produksi manual, terbatas jumlahnya. Dengan alat TTG yang diajarkan, produksi bisa lebih cepat. Kami juga diajari cara memasarkan produk lewat media sosial,” ujarnya penuh semangat.
Harapan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Majene berharap program ini dapat menjadi titik awal bagi kebangkitan UMKM lokal. Wakil Bupati Majene yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan adanya TTG, diharapkan mereka dapat bersaing, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar regional bahkan nasional.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung program seperti ini. Kami ingin UMKM Majene tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” katanya.
Menuju UMKM Naik Kelas
Kegiatan yang digagas Koperindag Sulbar bersama Unsulbar ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kolaborasi ini diyakini mampu menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM naik kelas, dari usaha tradisional menuju usaha modern berbasis inovasi.
Dengan semangat bersama, UMKM Majene diharapkan tidak hanya menjadi penyokong ekonomi rumah tangga, tetapi juga berkontribusi besar pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.




