Majene – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Festival Teluk Mandar 2026, sebuah agenda budaya dan pariwisata yang digadang-gadang akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dukungan itu disampaikan saat rapat koordinasi bersama panitia penyelenggara dan perwakilan Pemkab Majene, Minggu (14/9).
Dorongan dari DPRD
Ketua Komisi III menegaskan bahwa Festival Teluk Mandar bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang penting untuk mempromosikan kearifan lokal, kesenian tradisional, serta potensi bahari yang dimiliki Majene.
“Festival ini harus kita dukung penuh. Selain memperkuat identitas budaya masyarakat Mandar, juga bisa meningkatkan perekonomian daerah melalui kunjungan wisatawan dan geliat UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD siap mendorong agar anggaran dan kebijakan yang diperlukan dapat dikawal bersama dengan Pemkab Majene.
Menjadi Event Unggulan Daerah
Festival Teluk Mandar rencananya akan menampilkan beragam kegiatan, mulai dari lomba perahu tradisional, pertunjukan seni budaya, kuliner khas, hingga pameran produk unggulan daerah. Panitia menargetkan ribuan pengunjung akan hadir pada penyelenggaraan tahun 2026 mendatang.
“Kalau dikelola dengan baik, festival ini bisa sejajar dengan event-event besar di Sulawesi Barat bahkan di tingkat nasional,” kata salah seorang panitia.

Baca juga: Majene Diguyur Bantuan Pemprov Sulbar, Fraksi Demokrat Berikan Apresiasi
Dampak Ekonomi dan Sosial
Festival Teluk Mandar diyakini mampu memberikan efek ganda bagi masyarakat. Di sektor ekonomi, UMKM lokal akan mendapatkan ruang untuk memperluas pasar, sementara sektor pariwisata diperkirakan mengalami peningkatan signifikan.
“Ini adalah kesempatan emas bagi pedagang kecil, pengrajin, maupun pelaku seni untuk menunjukkan karya mereka. DPRD melihat festival ini bisa jadi penggerak roda ekonomi masyarakat pesisir,” jelas Ketua Komisi III.
Selain itu, festival juga diharapkan mempererat solidaritas sosial masyarakat Majene, terutama generasi muda yang bisa ikut terlibat sebagai panitia, peserta, maupun relawan.
Harapan pada Pemerintah Daerah
DPRD Majene melalui Komisi III meminta pemerintah daerah memberi perhatian serius pada infrastruktur penunjang. Ketersediaan jalan, penerangan, kebersihan kawasan pantai, serta fasilitas umum harus dipastikan memadai demi kenyamanan pengunjung.
“Persiapan teknis dan nonteknis harus matang. Jangan sampai festival besar ini justru terhambat oleh fasilitas yang kurang memadai,” katanya.
Penutup
Dengan dukungan penuh dari DPRD, Festival Teluk Mandar 2026 diharapkan menjadi ajang kebanggaan masyarakat Majene sekaligus pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Mandar.
Ketua Komisi III menutup dengan ajakan agar seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi. “Festival ini milik kita bersama. Mari kita jaga, kita sukseskan, demi Majene yang lebih maju,” pungkasnya.





