, ,

Kantor Lurah Dibakar, Warga Kelurahan Sirindu Geram: Pemimpin Tukang Usik Istri Orang

oleh -1579 Dilihat

Wawasan Majene – Suasana mencekam terjadi di Kelurahan Sirindu setelah kantor lurah setempat dibakar massa pada Jumat malam. Peristiwa ini diduga dipicu oleh kemarahan warga yang menuding sang lurah kerap mengusik rumah tangga orang lain.

Aksi Massa Berujung Pembakaran

Informasi yang dihimpun menyebutkan, amarah warga sudah memuncak sejak beberapa bulan terakhir. Sang lurah dikabarkan sering membuat resah karena ulahnya yang dianggap tidak pantas sebagai seorang pemimpin.

Pada malam kejadian, puluhan warga mendatangi kantor lurah. Awalnya mereka hanya melakukan aksi protes, namun situasi berubah panas hingga berujung pada pembakaran kantor. Api dengan cepat melalap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat kantor lurah ludes terbakar.

Dugaan Skandal Lurah

Menurut sejumlah warga, penyebab utama kemarahan adalah dugaan perselingkuhan lurah dengan istri orang lain. Isu ini beredar luas dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Bagaimana mungkin seorang pemimpin yang harusnya jadi panutan, malah berbuat seperti itu. Kami tidak terima!” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Kabar ini semakin memperkuat ketidakpercayaan masyarakat terhadap sang lurah. Mereka menilai ulahnya tidak hanya merusak citra pemerintahan, tetapi juga meresahkan kehidupan sosial warga.

Aparat Kepolisian Turun Tangan

Kapolres Polewali Mandar mengonfirmasi adanya peristiwa pembakaran kantor lurah Sirindu. Ia menyebut pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa dalang pembakaran sekaligus memastikan kebenaran dugaan skandal sang lurah.

Kelurahan Sirindu
Kelurahan Sirindu

Baca juga: Kapolres Majene Tinjau Layanan SKCK, Ini Gebrakannya

“Kasus ini kami tangani serius. Kami akan memeriksa saksi-saksi, termasuk lurah sendiri. Hukum harus ditegakkan,” tegas Kapolres.

Warga Kehilangan Kepercayaan

Pasca insiden, banyak warga menyatakan tidak lagi percaya pada kepemimpinan lurah tersebut. Mereka menuntut agar lurah segera dicopot dari jabatannya dan diganti dengan pemimpin yang berintegritas.

“Kami butuh pemimpin yang bisa memberi contoh, bukan malah bikin malu masyarakat,” kata tokoh masyarakat Sirindu.

Pemerintah Daerah Diminta Bertindak

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar diminta segera turun tangan menangani situasi di Sirindu. Selain untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan, langkah cepat juga diperlukan untuk meredam amarah warga yang masih tersulut.

Sejumlah pihak menekankan bahwa kasus ini harus ditangani transparan agar masyarakat tidak merasa dikhianati.

Menanti Keputusan

Hingga kini, kantor lurah Sirindu masih dipasangi garis polisi. Aktivitas pelayanan publik untuk sementara dihentikan dan dialihkan ke kantor kecamatan terdekat. Warga kini menunggu keputusan tegas dari pemerintah daerah terkait nasib lurah Sirindu.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.