Wawasan Majene – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menjadikan gereja-gereja di Kota Mamuju sebagai prioritas kegiatan dialogis selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan dialogis tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Ditlantas Polda Sulbar dalam menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Nataru.
Pendekatan Humanis Jaga Keamanan Ibadah
Petugas Ditlantas Polda Sulbar melakukan dialog langsung dengan pengurus gereja, jemaat, serta masyarakat sekitar. Pendekatan humanis ini bertujuan menyampaikan imbauan keselamatan berlalu lintas, pengaturan parkir, serta rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan aman dan lancar, baik dari sisi keamanan maupun lalu lintas,” ujar perwakilan Ditlantas Polda Sulbar.
Antisipasi Kepadatan dan Parkir Kendaraan
Selama Nataru, gereja-gereja di Mamuju diprediksi mengalami peningkatan jumlah jemaat. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sulbar memberikan perhatian khusus pada pengaturan parkir kendaraan, titik rawan kemacetan, serta jalur akses menuju dan dari lokasi ibadah.
Petugas juga mengimbau jemaat untuk mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta tidak memarkir kendaraan di bahu jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

Baca juga: Kadinsos Sulbar Ikuti Wawancara Seleksi JPT Pratama
Sinergi dengan Pengurus Gereja dan Instansi Terkait
Kegiatan dialogis ini turut melibatkan pengurus gereja, aparat kelurahan, dan instansi terkait. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan pengamanan terpadu selama rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.
Pengurus gereja menyambut baik langkah Ditlantas Polda Sulbar, karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang datang beribadah.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari kepolisian, khususnya Ditlantas, yang ikut memastikan kelancaran dan keselamatan jemaat,” ujar salah satu pengurus gereja.
Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Selama Libur Panjang
Selain pengamanan ibadah, Ditlantas Polda Sulbar juga memanfaatkan kegiatan dialogis untuk mengingatkan masyarakat akan potensi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas selama libur panjang Nataru. Edukasi keselamatan disampaikan secara langsung agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Petugas mengimbau masyarakat untuk menghindari kecepatan berlebih, tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Ditlantas Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan dan hari besar nasional. Prioritas dialogis di gereja-gereja ini menjadi bukti pendekatan persuasif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kerja sama masyarakat dapat terus terjalin demi kelancaran Nataru di Sulbar,” pungkasnya.
Harapan Nataru Berjalan Aman dan Kondusif
Dengan adanya pengamanan dan dialog intensif di lokasi-lokasi ibadah, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Mamuju dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ditlantas Polda Sulbar juga memastikan kesiapsiagaan personel di titik-titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat.





