, , ,

Dinas Ketapang Sulbar Gelar Pasar Murah

oleh -2073 Dilihat

Wawasan Majene – Untuk menekan gejolak harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pasar Murah di sejumlah titik strategis. Program ini disambut antusias warga, terutama menjelang akhir pekan ketika harga sembako cenderung naik.

Upaya Jaga Stabilitas Harga

Kepala Dinas Ketapang Sulbar menjelaskan bahwa pasar murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah. Melalui intervensi langsung, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Kegiatan ini bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kami ingin masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari meski harga pangan di pasaran cenderung naik,” ujarnya.

Sembako Dijual Lebih Murah

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, telur, hingga cabai dijual dengan harga lebih rendah. Misalnya, beras medium dijual Rp 10.000 per kilogram, lebih murah sekitar Rp 2.000 dari harga pasar. Begitu juga minyak goreng yang dilepas Rp 13.000 per liter.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Harga di sini lebih murah daripada di pasar biasa. Apalagi kondisi ekonomi sekarang, kami butuh kegiatan seperti ini,” ungkap Nuraini, seorang ibu rumah tangga yang rela antre sejak pagi.

Dinas Ketapang
Dinas Ketapang

Baca juga: Bapenda Majene Tertibkan Reklame yang Tidak Bayar Pajak

Antusiasme Warga Membludak

Sejak dibuka, pasar murah langsung dipadati warga. Mereka rela antre panjang demi mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Panitia pun menyiapkan kupon agar pembelian lebih tertib dan merata, sehingga tidak ada warga yang borong secara berlebihan.

“Kami batasi pembelian per orang agar semua warga kebagian. Tujuannya membantu, bukan untuk dijual kembali,” jelas salah satu panitia.

Kolaborasi dengan Distributor

Pasar murah ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Ketapang dengan sejumlah distributor dan pelaku usaha pangan lokal. Kolaborasi ini memastikan pasokan barang cukup dan harga yang ditawarkan benar-benar di bawah pasaran.

“Kami libatkan distributor besar agar barang yang dijual berkualitas dan stoknya aman. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung perputaran ekonomi lokal,” tambah Kepala Dinas.

Rencana Digelar di Beberapa Daerah

Tidak hanya di Mamuju, Dinas Ketapang Sulbar juga berencana menggelar pasar murah serupa di beberapa kabupaten lain. Tujuannya agar manfaat program ini bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama di wilayah yang harga pangannya lebih tinggi karena kendala distribusi.

“Kegiatan ini akan bergulir ke Polewali Mandar, Majene, hingga Pasangkayu. Kami ingin semua masyarakat merasakan dampaknya,” pungkasnya.

Harapan Masyarakat

Masyarakat berharap kegiatan pasar murah tidak hanya digelar sesaat, tetapi menjadi program rutin. Selain membantu meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga menciptakan rasa kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga.

“Kami senang sekali dengan pasar murah ini. Kalau bisa diadakan sebulan sekali, supaya harga kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujar seorang warga lainnya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.