Wawasan Majene – Pemerintah Kabupaten Majene terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan. Salah satunya dengan mengawal ketat proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang dilaksanakan di Makassar.
Seleksi Dilakukan Transparan dan Objektif
Bupati Majene menegaskan, seleksi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi dalam memajukan daerah. Menurutnya, proses seleksi tidak boleh hanya formalitas, melainkan harus menghasilkan pejabat yang bisa membawa perubahan nyata.
“Seleksi jabatan tinggi ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Kami ingin yang terpilih adalah orang-orang terbaik, yang tidak hanya punya kemampuan teknis, tetapi juga punya semangat melayani masyarakat,” ujar Bupati.
Tahapan Seleksi Melibatkan Pansel Independen
Proses seleksi melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) independen yang berasal dari unsur akademisi, birokrat senior, dan tokoh masyarakat. Tahapan seleksi mencakup uji kompetensi, penilaian makalah, wawancara, serta rekam jejak kinerja para peserta.
Dengan melibatkan pihak independen, diharapkan hasil seleksi lebih objektif dan bebas dari intervensi kepentingan politik. “Kami ingin menjaga marwah birokrasi agar tetap profesional dan netral. Karena itu, keterlibatan Pansel independen sangat penting,” jelas Bupati Majene.

Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Majene Beri Dukungan Festival Teluk Mandar 2026
Harapan untuk Reformasi Birokrasi
Bupati Majene juga menekankan bahwa hasil seleksi ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan publik. Jabatan tinggi pratama yang sedang diseleksi di antaranya mencakup posisi strategis pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Pejabat yang menduduki posisi strategis harus punya visi membangun Majene yang lebih maju. Reformasi birokrasi bukan sekadar jargon, tapi harus diwujudkan melalui aparatur yang berkualitas,” tegasnya.
Kawal Langsung di Makassar
Tidak tanggung-tanggung, Bupati Majene turun langsung ke Makassar untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para peserta seleksi agar mengikuti proses dengan baik.
“Saya ingin memastikan bahwa seleksi berjalan fair, sesuai prosedur, tanpa ada kecurangan maupun titipan. Kita ingin mencetak pemimpin OPD yang murni terpilih karena kompetensinya,” tutur Bupati.
Pesan untuk Peserta Seleksi
Bupati Majene memberikan pesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan tetap menjaga integritas. Ia menekankan bahwa hasil seleksi bukan akhir dari segalanya, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat.
“Siapapun yang terpilih nantinya, harus mampu membuktikan diri sebagai pelayan rakyat. Jabatan bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk pengabdian,” ucapnya.
Komitmen Majene Bangun SDM Aparatur
Seleksi JPT Pratama ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Majene dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur. Dengan aparatur yang handal, pemerintah daerah optimis bisa mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Majene butuh pejabat yang punya komitmen kuat untuk memajukan daerah. Dengan seleksi terbuka dan ketat, kita berharap terpilih pemimpin yang mampu membawa inovasi dan solusi,” tutup Bupati.




